Masjid itu rumah allah…?

Masjid itu rumah allah…?

Masjid adalah rumah allah dan sebuah ayat dalam Al-Qur’an :

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyeru kepada siapa pun selain Allah (Al-Jin Ayat 19)

Walaupun hakikatnya bahwa segala sesuatu adalah milik Allah Ta’ala, namun arti ayat tersebut lebih sepesifik menerangkan bahwa masjid adalah mutlak milik Allah Ta’ala. Layaknya seorang ibu yang menjaga anaknya, Dia yang Maha Kuasa yang merupakan pencipta manusia dan seluruh alam semesta tersebut tentu akan menjaga apa yang sudah Dia nyatakan sebagai miliknya. Terlebih lagi yang dimiliki-Nya itu adalah sesuatu yang sangat dicintai atau disenangi-Nya. Dalam sebuah riwayat menerangkan bahwa:
Nabi Saw bertanya kepada malaikat Jibril, “Wahai Jibril, tempat manakah yang paling disenangi Allah?” Jibril as. menjawab, “Masjid-masjid dan yang paling disenangi ialah orang yang pertama masuk dan yang terakhir ke luar meninggalkannya.” Nabi saw. bertanya lagi, “Tempat manakah yang paling tidak disukai oleh Allah Ta’ala?” Jibril menjawab, “Pasar-pasar dan orang-orang yang paling dahulu memasukinya dan paling akhir meninggalkannya.” (HR. Muslim).
Tanya jawab antara baginda Rasulullah saw. dengan malaikat Jibril merupakan bukti nyata bahwa bangunan yang bentuk fisiknya bisa saja hanya terdiri dari semen dan batu bata tersebut merupakan tempat yang begitu istimewa. Rasulullah saw. juga telah bersabda:
Barangsiapa membangun untuk Allah sebuah masjid walaupun sebesar kandang unggas (rumah gubuk) maka Allah akan membangun baginya rumah di surga (HR. Asysyihaab dan Al Bazzar)
Demikian besar kecintaan Allah terhadap masjid hingga ia akan memberi imbalan terhadap orang-orang yang membangunkan masjid untuk-Nya dengan membuatkan rumah di surga kelak.
Dengan demikian sungguh sangat disayangkan jika dimuka bumi ini ada manusia-manusia yang demikian biadabnya sampai berani merusak dan menghancurkan masjid-masjid, bahkan meratakannya dengan tanah. Kelak, balasan yang akan mereka terima bukan dari sesama manusia, melainkan langsung dari Alah Ta’ala.
Berikut adalah ayat yang menerangkan dengan gamblang perihal mereka yang berupaya menghancurkan tempat untuk mengingat Allah Ta’ala tersebut:

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ مَنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أَنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فِي خَرَابِهَا أُولَئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَنْ يَدْخُلُوهَا إِلا خَائِفِينَ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Dan siapakah yang lebih aniaya dari orang yang menghalangi menyebut nama-Nya di dalam masjid-masjid Allah dan berupaya merusaknya? Mereka itu tidak layak masuk ke dalamnya kecuali dengan rasa takut. Bagi mereka di dunia ada kehinaan dan bagi mereka di akhirat tersedia azab yang besar” (Al-Baqoroh 115)

Nasihat kami, segeralah mohon ampunan dari-Nya, wahai orang-orang yang membuat kerusakan dimuka bumi. Karena Allah Ta’ala keras dalam menghukum. Sebagaimana firman-Nya:

وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ …
……….dan Allah Ta’ala sangat keras dalam menghukum. (Ali Imron: 12)

Jika dengan nasihat ini pun, mereka masih merasa tidak bersalah, sungguh mereka benar-benar tergolong orang-orang yang tidak atau belum mendapat petunjuk. Dan sebagai muslim, tentunya kita harus mendoakan bagi mereka yang belum diberikan petunjuk oleh Allah Ta’ala dengan do’a :

اَللَّهُمَّ اهْدِ قَوْمِيْ فَإِنَّهُمْ لَايَعْلَمُوْنَ
Ya Tuhan kami, tunjukilah/berilah petunjuk kepada kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui.

Semoga petunjuk dari Yang Kuasa akan membukakan mata mereka lebar-lebar.

Pos ini dipublikasikan di Religy. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s